Gowes 123 Km Bangkalan–Jombang, GP Ansor Satukan Energi Pemuda di Harlah ke-92
JOMBANG, ansorkudus.or.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 dengan menggelar kegiatan gowes bertajuk Ziarah Akbar & Sepeda: Satukan Energi Pemuda Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang menyatukan semangat generasi muda melalui olahraga, sejarah, dan kebersamaan.
Ribuan peserta turut ambil bagian, mulai dari kader Ansor, komunitas sepeda, hingga organisasi kepemudaan lintas iman. Mereka menempuh perjalanan sekitar 123 kilometer dari Bangkalan menuju Jombang, melintasi enam kabupaten/kota.
Selain sebagai kegiatan olahraga, gowes ini juga menjadi sarana mengenang perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama (NU). Para peserta diajak untuk kembali memahami nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian kepada umat dan bangsa.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengingat kembali peran besar ulama NU dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kita ingin mengenang perjalanan yang tidak mudah, penuh tawadu seperti yang dilakukan oleh Kiai As’ad, yang membawa isyarah pendirian NU dari Mbah Kholil Bangkalan kepada Mbah Hasyim Asy’ari,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, kisah tersebut tidak hanya relevan bagi kader muda NU, tetapi juga bagi seluruh pemuda Indonesia. Nilai keyakinan, perjuangan, dan ketakdziman menjadi pesan penting yang perlu terus diwariskan.
“Mungkin kala itu, Kiai As’ad masih seumuran kita anak muda. Dengan keyakinan dan ketakdziman, kita bisa mencapai mimpi besar dan berkontribusi untuk negeri,” lanjutnya.
Perjalanan dimulai dari Bangkalan dengan agenda ziarah dan silaturahmi ke dzuriah Syaikhona Kholil. Sementara di titik akhir di Jombang, peserta melakukan ziarah di Kompleks Makam Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Hasbullah.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Panitia sengaja memilih titik istirahat di lokasi yang menghadirkan kuliner khas daerah serta produk UMKM lokal.
Kebersamaan lintas iman juga terlihat dalam perjalanan ini. Beberapa peserta bahkan diperbolehkan beristirahat di halaman gereja, mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan.
Addin menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan atau hub bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman sejarah.
“Jika energi anak muda disatukan, maka dampaknya akan sangat besar bagi Indonesia,” tegasnya.
Dalam momentum Harlah ke-92 ini, ia juga mengajak seluruh kader Ansor di berbagai daerah untuk terus menjaga keterhubungan dengan para ulama melalui ziarah dan silaturahmi.
“Mari lakukan ziarah serentak kepada para penyebar Islam di daerah masing-masing serta bersilaturahmi dengan para kiai dan pimpinan pondok pesantren,” pungkasnya.
Editor : Gunawan TB
Gabung dalam percakapan