Suasana Haru Prosesi Pemakaman Militer di Kudus, Banser Ikut Mengawal Jenazah



KUDUS, ansorkudus.or.id– Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Letkol (Purn.) Ngatijo, warga Kabupaten Kudus yang wafat setelah lima bulan berjuang melawan stroke. Prosesi pelepasan jenazah berlangsung secara militer dan turut dikawal anggota Banser di lingkungan setempat.

Momen tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi warga yang hadir dalam takziah. Salah satunya seorang tetangga almarhum yang tanpa sengaja mengabadikan suasana pemakaman menggunakan telepon genggamnya. Awalnya ia hanya datang untuk melayat, namun prosesi penghormatan militer yang berlangsung di hadapannya membuatnya tergerak untuk memotret.

Almarhum Letkol (Purn.) Ngatijo dikenal sebagai sosok yang aktif bermasyarakat setelah memasuki masa pensiun. Ia rutin beribadah di Masjid Muthmainnah yang berada dekat kediamannya dan dikenal baik oleh warga sekitar.

Di balik suasana duka, muncul pula kenangan lama tentang sosok almarhum. Belasan tahun silam, penulis pernah mewawancarai Ngatijo saat masih aktif di dunia olahraga sebagai Ketua Pelti Kudus menjelang persiapan Porprov 2014. Meski wawancara berlangsung singkat dan tegas, pengalaman tersebut membekas karena dilakukan dengan seorang perwira TNI aktif.

Prosesi pemakaman militer yang dikawal Banser menjadi pengalaman pertama yang disaksikan langsung oleh sebagian warga sekitar. Keunikan lain tampak dari penggunaan mobil layanan umat milik NU untuk mengantar jenazah menuju peristirahatan terakhir.

Kehadiran Banser dalam prosesi tersebut dinilai menjadi simbol kebersamaan antara unsur masyarakat, TNI, dan Nahdlatul Ulama dalam memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. (*)